Social Icons

Minggu, 16 Maret 2014

puisi aku cinta negara tanah air indonesia


Jika tetes darah yang mengucur demi merdekanya bangsamu
Tak cukup berharga bagimu
Lalu dengan apa kau akan mencintai Tanah Airmu?

Jika ribuan nyawa yang melayang demi merah putih
Tak juga berarti untukmu.
Lalu dengan apa kau akan mencintai negerimu?

Dinegeri di mana kita lahir,
Tumbuh menyulam impian masa kecil
Dari tanah negeri ini kita hidup
Dari air bumi ini kita minum
Dari udara alam ini kita bernafas
Jika semua itu tak cukup bermakna bagimu
Lalu dengan apa lagi kau akan membanggakan bangsamu?

Bukan harta yang mereka impikan,
Bukan pangkat berbintang yang mereka harapkan
Bukan gelar pahlawan yang mereka inginkan

Tapi sebuah cinta,

Cinta yang hadir dalam hati kita
Untuk mencintai negeri ini
Untuk mencintai tanah air ini
Untuk mencinta indonesia yang kini merintih perih

Aku cinta Indonesia
Indonesia yang telah diperjuangkan oleh pejuang bangsa
Indonesia yang merdeka dengan tetesan darah dan air mata
Hingga ujung nyawa,

Tetaplah cinta pada Bangsa
Karena Tuhan tak pernah lupa
Pada mereka Yang mencintai bangsanya


Jumat, 14 Maret 2014

puisi romantis

Melukis Cinta
Dapatkah aku melukis cinta untukmu?
Mengguratkan sejuta warna
yang bisa membuatmu indah..
Dapatkah aku melukis cinta untukmu?
Seperti notasi mimpi kupu-kupu
bersayap biru,
Terbang bersama menuju negeri pelangi..
Dapatkah aku melukis cinta untukmu?
Mengisyaratkan lelahku di jalan resah!

Puisi Cinta Romantis
Tak terasa kita telah bersama
Kebahagiaan dan kesedihan selalu kita lalui berdua
Aku untukmu dan kau untukku
Hukum itu selalu kita pegang erat-erat
Setiap hembusan nafas selalu menyebutmu
Setiap aliran darah selalu berkata namamu
Siang malam aku selalu membayangkanmu
Tak terasa kita telah bersatu
Semoga tuhan terus memberkati
Hubungan jujur tak kan pernah mati
Aku berjanji untuk setia
Aku yakin kaupun setia

Puisi Janji Romantis
Jangan kau ragukan cinta dan kesetiaanku
Langit dan bumi pun tahu
Cinta kasihku satu
Dan itu hanya untukmu
Ku ingin kau mengerti
Cinta ini suci tak terbagi
Sampai nafasku terhenti
Hanya kau yang ada dihati
Ku persembahkan untukmu janji setia
Mulai kini dan selamanya

Akuilah Cinta
Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara
Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari
Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga